Posts Tagged ‘impian’

Strategi sukses ala Sun Tzu

Friday, June 12th, 2009

Strategi Sukses Ala Sun Tzu

sun-tzu

Ada topik menarik yang dibawakan oleh Mr. Yang Kwang (guru Motivator saya di Tiongkok), dia berbicara dan bercerita tentang strategi-strategi Sun Tzu yang begitu tersohor dan sangat luar biasa, menurut cerita Buku The Art of War, karangan Sun Tzu itu sudah

ditranslate ke hampir seluruh bahasa di dunia, wow luar biasa, namun kali ini Mr. Yang Kwang membawakan Strategi Perang Sun Tzu

untuk meraih sukses.

Sun Tzu adalah seorang pengarang buku, yang diakui kemampuan

kepemimpinannya oleh Raja Wu, Sun Tzu juga seorang penasehat, konsultan bagi berbagai pimpinan militer serta Kaisar.

Menurut Sun Tzu, kiat praktis untuk meraih sukses adalah :

1. Kenali Kekuatan dan Kelemahan pribadi Anda

Menurut Sun Tzu, tidak ada yang bisa memberitahukan kepada diri kita, siapa Anda sesungguhnya, kecuali diri kita sendiri, mereka hanya bisa

membantu mencari tahu siapa Anda, selebihnya yang memberitahukan kepada diri kita, adalah diri kita sendiri.

Kita harus tau apa kekuatan/kelebihan dan kekurangan/kelemahan

, kekuatan itu harus dipertahankan dan kekurangan itu harus dikurangkan kalau bisa kekurangan itu malah memacu diri kita untuk menjadi lebih baik.

Misalnya kalau kita tau kelemahan kita di bidang komunikasi, coba

sering-seringlah untuk belajar mengenai ilmu komunikasi

Cara yang paling mudah adalah :

- Buatlah SWOT analysis untuk diri kita sendiri, apa kekuatan,

kelemahan, apa opportunity dan ancamannya.

- Setelah itu apa, jika kita melihat SWOT, apa yang bisa dikembangkan yang masih bisa dimaksimalkan di dalam diri kita

2. Integritas Moral

Integritas (Integrity) adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku, walaupun dalam keadaan yang sulit untuk melakukan ini.

Mempunyai moral yang terpuji, disiplin dan konsisten terus menerus di dalam pencapaian target dan impian.

Misalnya, tidak mau disogok atau melakukan tindakan Korupsi, dll.

3. Jadilah Pendengar yang baik

Mendengar dengan baik itu bisa dijadikan kebiasaan yang sangat baik.

Beberapa aturan dalam menyimak/mendengar :

- Ulangilah apa yang Anda dengar/mempertegas

- Hanya ajukan pertanyaan-pertanyaan, jika diminta

- Hargai pemikiran dan perasaan lawan bicara Anda

- Fokus pada kebutuhan lawan bicara Anda

- Bangunkan harga diri lawan bicara

- Awasi terhadap “pengganggu” dalam proses menyimak

- Pusatkan/konsentrasikan pada kegiatan mendengar tersebut.

Hal-hal inilah yang sering digunakan Sun Tzu dalam mem

berikan nasihat atau hal-hal yang membutuhkan jawaban dari Sun Tzu, termasuk kepada Kaisar, Sun Tzu lebih banyak menyimak, karena dia menghargai dan menghormati Kaisar, setelah diminta jaw

abannya oleh Kaisar, barulah si Sun Tzu memberikan nasihat.

4. Bersikaplah benar-benar dengan pertimbangan/perhitungan yang matang

Sun Tzu mengajarkan kepada kita, memperlakukan orang lain

dengan baik adalah landasan bagi kita untuk meraih sukses, Sun Tzu walaupun seorang panglima besar, namun dia bisa memperlakukan dan menghargai orang lain dengan baik.

Walaupun tegas dan disiplin, kita harus bisa bersikap benar-benar untuk suatu perhitungan yang matang.

5. Bersikaplah Berani

Berani, adalah sikap yang harus ada di dalam diri kita, di zamannya, Sun Tzu memang seorang ahli strategi perang, di kehidupan sekarang bersikap berani, sangat diperlukan, contohnya dalam memulai bisnis, menghadapi risiko2 yang mungkin akan muncul, termasuk berani untuk mencoba hal-hal yang baru.

6. Latihlah disiplin

Menurut Sun Tzu semua prestasi yang besar, harus dimulai dari sikap disiplin, disiplin harus diibartkan sahabat, bukan musuh, disiplin membuat kita terus melakukan hal yang benar dan menempatkan di jalan yang tepat menuju ke sasaran.

Baca juga Catatan saya Sun Tzu dan Disiplin

7. Bersikap Kreatif dan penuh semangat

Kreatif sangatlah penting di jaman yang kompetitif ini, kreativitas ak

an timbul dari keinginan dan semangat yang berkobar di dalam diri k

ita.

Kita sering mendengar kata-kata “Cia You”, maksudnya Cia adalah tambah, You adalah minyak, jadi kalo api ditambah minyak terus menerus, apinya akan berkobar penuh semangat, begitu juga dalam diri kita untuk meraih sukses diperlukan kreatifitas dan semangat yang

mengebu-ngebu.

8. Upayakan pencapaian standard yang lebih tinggi

Menurut Sun Tzu, Sukses bukanlah melakukan apa yang perlu dilakukan, tetapi sukses adalah “melampaui” apa yang perlu dilakukan, oleh karena itu buat standard yang lebih tinggi terus menerus, misalnya

sudah tercapai x, buat x yang lainnya lebih tinggi lagi.

9. Carilah nasihat yang mantap

Sun Tzu dalam meraih keberhasilan perangnya juga membutuhkan orang lain, teman/sahabat, guru untuk berdiskusi, b

egitu juga dengan kita untuk meraih sukses harus mencari nasihat yang mantap dari orang yang kita anggap lebih pengalaman atau mentor kita.

Semoga kita bisa belajar dari Sun Tzu tentang yang sudah dipaparkan oleh guru motivasi saya, Mr. Yang Kwang (Motivator Tiongkok).

Salam Antusias.

The World’s Greatest Goal Achiever

Monday, April 6th, 2009

The World’s Greatest Goal Achiever

The World’s Greatest Goal Achiever

Mungkin Anda belum pernah mengenal namanya, namun dia telah dijuluki sebagai The World’s Greatest Goal Achiever, dia bernama John Goddard, John Goddard merupakan seorang penjelajah dan juga seorang petualang sejati.

Kenapa John dikatakan The World’s Greatest Goal Achiever, karena di usianya yang masih tergolong muda, usia 15 tahun dia sudah membuat 127 sasaran yang begitu menantang untuk dicapai/diraihnya.

Diataranya adalah menjelajahi delapan sungai besar di dunia, mendaki 16 gunung tertinggi, mengunjungi 2 kutub, utara dan selatan, belajar menerbangkan pesawat dan juga mengelilingi bumi, serta sasaran-sasaran menantang lainnya.

Suatu ketika ada yang bertanya pada Goddard, kenapa ia membuat begitu banyak sasaran-sasaran yang menatang, ia menjawab, “Ada 2 alasan, pertama saya muak dengan orang-orang yang menyarankan apa yang harus saya perbuat dan tidak boleh saya perbuat di dalam hidup ini, kedua, saya tidak ingin menyesal, ketika berusia lima puluh tahun nanti, saya tidak mencapai apa-apa”, dan ketika Goddard berumur 50 tahun, ia telah sukses merampungkan lebih dari seratus goal/sasaran yang dituliskannya itu.

Dalam hidup ini, kita juga harus belajar seperti Goddard, untuk selalu menantang diri kita sendiri, ketika satu target sudah kita raih, kita harus membuat yang lebih tinggi lagi, “Jika bisa berprestasi luar biasa, jangan puas dengan prestasi yang biasa-biasa saja”.

Salam Antusias.

Top Achievement

Top Achievement

Siap Ketika Kesempatan Itu Datang

Tuesday, March 24th, 2009

glo_logo

Siap ketika Kesempatan itu Datang

Anda mungkin pernah menggunakan UPS (United Parcel Service), jasa titipan paket yang sangat terkenal di dunia, namun mungkin Anda belum pernah mengenal pemilik dari UPS ini, dia adalah James E. Cassey, saya akan menceritakan tentang James E. Cassey, James adalah orang yang gagal dalam studinya, ketika ia berumur 11 tahun, ia harus membantu keluarganya, karena ayahnya mengalami sakit, sehingga Jameslah yang bekerja untuk membantu keluarganya.

Pekerjaan pertamanya adalah mengantarkan pembungkus ke gudang serba ada dengan gaji yang sangat minim, yakni $ 2.50/bulan, ketika berusia 15 tahun, James dan dua temannya yang bekerja sebagai pengantar telegrafi, membuka usaha mereka sendiri.

Dari pengantar berjalan kaki, usahanya menjadi maju, kemudian menggunakan sepeda, selanjutnya sepeda motor, terakhir dengan menggunakan truk.

Tahun 1993, omset UPS mencapai 220 trilyun rupiah, James meraih sukses karena ia mau bekerja keras dengan penuh semangat, namun ia juga menciptakan dan menggunakan kesempatan yang ada di dalam hidupnya dengan bijak.

James adalah contoh seorang Entrepreneur sejati, dari sebagai pengantar pembungkus dengan gaji minim, menjadi seorang yang sangat luar biasa, dia mau mengambil kesempatan dengan membuka usaha bersama dengan teman-temanya.

Pepatah mengatakan, “Jangan berdoa agar Anda diberi sebuah kesempatan, namun berdoalah agar Anda siap ketika kesempatan itu datang”.

Semoga Hari ini Anda mendapatkan kesempatan yang telah Anda siapkan untuk meraih impian dan kesuksesan Anda.

Salam Antusias.

Bertindak secara Braveheart

Monday, March 23rd, 2009

Julius Caesar adalah komandan perang yang berhasil merebut pantai Brittania karena strateginya yang cukup unik, dalam catatan sejarah, tercatat bahwa ketika Caesar berhasil mendaratkan pasukannya pada tengah malam yang dingin, Julius terdiam sejenak, semenatar pasukannya sibuk merapatkan dan menyembunyikan perahu-perahu yang sudah mereka tumpangi.

Semua pasukan berpikir, setelah mereka bertempur mereka akan kembali lagi ke kapal induk dengan menggunakan perahu tersebut.

Namun betapa kaget dan terkejutnya seluruh pasukannya, ketika sang komandan memberikan perintah untuk membakar semua perahu yang ada, Sang komandan mengatakan “Bakar semua perahu yang sudah kamu daratkan”, sebagai pasukan yang taat kepada komandan, mereka tetap melaksanakan perintah komandannya dengan hati ragu-ragu, namun sesuai dengan perintah yang lebih tinggi, perahu harus dibakar, mereka pun membakarnya habis semua.

Akhirnya semua pasukan dengan jiwa Braveheart bertempur habis-habisan, karena mereka sudah tidak bisa kembali lagi, yang ada dalam pikiran mereka, adalah Menang atau Mati, dengan begitu mereka bertempur dengan penuh semangat, dengan jiwa Braveheart, agar bisa menguasai daerah lawan.

Perjalanan menuju kesuksesan sering kali diwarnai oleh kekuatiran atau ketakutan sehingga membuat kita mundur dari rencana dan impian yang sudah dibuat, lebih baik kita belajar dari Julius Caesar, setelah kita membuat rencana, buang kekuatiran yang ada, teruslah maju untuk menjadi menang dan meraih impian kita.

Dalam hidup ini kita perlu melangkah dengan keberanian, oleh karena itu “Bakar perahu” agar kita memiliki jiwa braveheart.

Salam Antusias dari Johanes Ariffin Wijaya,